Entah terkena angin sepoi bercampur asap knalpot ketika
berkendara motor di pagi hari atau sehabis minum obat penghilang sakit gigi
jadi ingin menulis tema judul ini. Dalam suatu hadis dikisahkan bahwa Nabi
Muhammad terkagum akan sosok seseorang yang masih hidup di dunia tetapi suara
langkah sandalnya telah terdengar di surga. Nabi bertanya kepada sahabat
tersebut, suatu perbuatan istimewa apa yang bisa mendapatkan derajat luar biasa
seperti itu. Sahabat itu menjawab saya hanya membiasakan diri untuk bersuci
diri (wudlu) dan dilanjutkan dengan solat sunah dua rokaat. Setiap orang pada
dasarnya ingin mengubah hidupnya menjadi lebih baik, konteks baik disini sangat
luas dan tergantung motivasi pibadi masing-masing, mungkin bisa arti sikap dan
perilaku, ekonomi, kesehatan, agama, dan lain-lain. Untuk mencapai tujuan hidup
baiknya kebanyakan orang sudah mampu mengetahui langkah-langkah atau caranya Namun yang sering terjadi, termasuk pada diri
saya sendiri adalah untuk memulai dan mengajegkan langkah tersebut. Sebuah
konsistensi yang menurut saya sama dengan istilah istiqomah tidak harus selalu
dengan perbuatan yang luar biasa serta membutuhkan biaya dan pengorbanan yang
besar. Contoh Bilal bin Robbah sahabat yang diceritakan di awal adalah teladan
yang patut jadi sandaran. Cukup dengan selalu keadaan bersuci dan solat dua
rokaat mampu menjaminkan dirinya di surga. Tidak dengan rutin beramal solat 50
rokaat dalam sehari semalam, ataupun sodaqoh berjuta-juta rupiah, hanya dengan
yang kita miliki dan mampu saat ini saja yang kita lakukan. Jika ditanya metode diet apa yang paling
berhasil, saya akan menjawab yang penting konsisten, seperti itu aja sederhana.
Karena termotivasi tinggi mempunyai tubuh bak model, seseorang bangun jam 4
pagi langsung ambil sepatu olahraga dan berlari di sekitar komplek rumah, hanya
minum teh tanpa gula di pagi hari sampai waktunya makan siang hanya dengan
melahap sayur saja, sehabis pulang bekerja datang ke tempat gym untuk latihan
beban dan minum jus buah sebelum tidur. Tidak lebih dari seminggu saya mengukur
diri sendiri mungkin bisa bertahan dengan pola seperti itu, setelah itu yang
terjadi adalah balas dendam dengan makanan-makanan idola dan lingkar perut pun
semakin maksimal. Berambisi bisa mengkhatamkan alquran tiga hari sekali di luar
bulan romadlon, tentunya dengan membaca 10 juz tiap hari mungkin bisa saja,
tapi belum sampai ke hari kedua telah berhenti di hari pertama.Mengawali sebuah
aktivitas yang konsisten memang sangat sulit, oleh sebab itu mulailah dengan
hal yang kecil. Jika ingin hafal quran tak perlu target hafal satu juz tiap
hari, buatlah satu ayat saja hafal dalam satu hari. Selanjutnya mulailah dengan
segera, yaitu hari ini juga tidak perlu menunggu besok atau meminjam istilah
tunggu waktu yang tepat atau momen yang pas.Jika ingin badan ideal mulailah
dengan saat ini tidak minum minuman yang manis dan olahraga seminggu sekali,
tidak perlu dengan datang ke celebrity fitness untuk mencari brosur apalagi
langsung menjadi member.Memulai suatu perubahan memang harus sedikit atau
memang benar-benar harus “dipaksa” yang menjadi sebuah beban atau kewajiban
bagi kita. Contoh pegawai yang harus masuk kerja tepat setengah delapan pagi,
telat 10 menit gaji akan dipotong proporsional atau bahkan mungkin sampai
pemecatan tergantung sebesar berapa sering frekuensinya. Tahap berikutnya dari
proses perubahan akan menjadi sebuah hobi atau kegemaran. Contoh seseorang yang
hobi sepakbola, kendati panas atau hujan mengguyur tetap akan berlari sambil
mengolah bola di tengah lapangan menikmati permainannya. Yang terakhir dari
fase perubahan adalah menjadi nafas hidup, contoh ada segolongan orang yang jika
tidak minum kopi di pagi hari akan merasa pusing sepanjang harinya dan tidak
bisa beraktifitas secara normal. Contoh lain seorang pegawai yang terbiasa
solat dhuha sebelum bekerja akan merasa kurang produktif kalau tidak atau belum
mengamalkan ibadah tersebut dalam harinya. Tidak ada yang menghalangi atau
membatasi diri seseorang untuk berubah dan maju melainkan dirinya sendiri lah
sumber penghalang tersebut.